• English

Resmi Dilepas, 426 Mahasiswa Poltekpar NHI Bandung Siap Menjalani Program Praktik Kerja Nyata Batch 81, Langkah Awal Menuju Profesionalisme Di Masa Depan

Wakil Direktur I Poltekpar NHI Bandung mewakili Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung secara resmi memberikan pengarahan sekaligus melepas mahasiswa/i peserta Praktik Kerja Nyata (PKN) Batch 81 untuk periode Juli 2026–Januari 2027 dan Juli 2026–Juli 2027.

Sebanyak 426 mahasiswa dari 9 program studi akan melaksanakan PKN di berbagai industri pariwisata dan hospitality.

Dari jumlah tersebut, 78 mahasiswa berhasil lolos seleksi dan memperoleh kesempatan melaksanakan PKN di luar negeri, dengan penempatan di Hong Kong, Thailand, Malaysia, Prancis, Traders Hotel Kuala Lumpur, serta Conrad Abu Dhabi.

Sebelum memasuki dunia industri, para mahasiswa telah melalui rangkaian persiapan yang komprehensif, mulai dari sosialisasi program dan persyaratan PKN, pelaksanaan psikotes, pembekalan hasil psikotes, medical check-up, pembekalan kesiapan menghadapi wawancara, hingga pembekalan pra-PKN yang menghadirkan praktisi industri untuk memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja profesional.

Proses penempatan mahasiswa juga dilakukan melalui tahapan seleksi yang ketat dan objektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, antara lain Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), kemampuan Bahasa Inggris, tingkat kehadiran, rekam jejak kedisiplinan, hasil psikotes, serta rekomendasi dari program studi.

Praktik Kerja Nyata merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran vokasi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan, serta sikap profesional yang telah diperoleh selama perkuliahan.

Melalui pengalaman langsung di industri, mahasiswa diharapkan mampu memperkuat kompetensi, memperluas wawasan, serta membangun jejaring profesional yang akan menjadi bekal berharga dalam memasuki dunia kerja.

Selamat menjalankan Praktik Kerja Nyata kepada seluruh peserta PKN Batch 81. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam setiap proses pembelajaran di industri, mampu menjaga nama baik almamater, serta kembali dengan pengalaman dan kompetensi yang semakin unggul untuk menjadi insan pariwisata profesional yang berdaya saing global.