Kolaborasi Strategis Poltekpar NHI Bandung dan PT Perhutani Alam Wisata Risorsis dalam Pengembangan Pendidikan dan SDM Pariwisata

Politeknik Pariwisata NHI Bandung dan PT Perhutani Alam Wisata Risorsis (Palawi Risorsis/Econique) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi pariwisata dan industri pengelolaan wisata alam di Indonesia.

Kegiatan penandatanganan yang bertempat di kawasan wisata alam Cikole, Kabupaten Bandung Barat, berlangsung dalam suasana yang sejuk dan asri. Para peserta juga berkesempatan menikmati udara segar khas kawasan hutan pegunungan, yang sekaligus mencerminkan potensi besar wisata alam Indonesia yang perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Penandatanganan kesepahaman ini dihadiri oleh Direktur PT Palawi Risorsis serta Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung, sebagai wujud komitmen kedua institusi dalam membangun kerja sama strategis yang berkelanjutan.

Ruang lingkup kerja sama ini mencakup penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia, yang diharapkan mampu memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan praktik industri, sekaligus meningkatkan kualitas kompetensi mahasiswa dan lulusan di bidang pariwisata.

PT Palawi Risorsis (Econique) sendiri merupakan anak perusahaan dari Perum Perhutani yang berfokus pada pengelolaan bisnis wisata alam (wanawisata), penyediaan berbagai jasa pariwisata, serta layanan tour dan travel yang mengoptimalkan potensi kawasan hutan sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, diharapkan terbangun berbagai program kolaboratif yang mendorong pengembangan riset terapan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan masyarakat di kawasan wisata alam.

Diharapkan, sinergi antara PT Palawi Risorsis dan Politeknik Pariwisata NHI Bandung ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata alam Indonesia yang berkelanjutan, sekaligus mencetak sumber daya manusia pariwisata yang unggul, profesional, dan berdaya saing global. dan berdaya saing global