Berangkat Ke Arab Saudi, Dosen Poltekpar NHI Bandung Perkuat SDM Katering Haji Indonesia Sebagai Persiapan Layanan Konsumsi Haji 2026

Dosen Politeknik Pariwisata NHI Bandung kembali dipercaya untuk berperan dalam rangkaian pelayanan konsumsi bagi seluruh jamaah haji asal Indonesia yang pada tahun ini berjumlah sekitar 205.000 jemaah. Kepercayaan ini diawali dengan pelaksanaan kegiatan pembekalan bagi tenaga masak katering haji sebelum musim pelayanan dimulai.

Dalam kegiatan tersebut, para dosen akan ditugaskan di Jeddah, Makkah, dan Madinah untuk memberikan pembekalan kepada para tenaga masak katering haji, baik secara teori maupun praktik. Pembekalan ini menjadi tahap krusial guna memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadirkan layanan konsumsi yang sesuai standar bagi jamaah haji Indonesia.

Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara Badan Penyelenggara Haji dan Kementerian Pariwisata yang menaungi Politeknik Pariwisata NHI Bandung, yang telah terjalin selama lebih dari 13 tahun. Kolaborasi ini terbukti memberikan hasil yang optimal, di mana sejak operasional katering haji melibatkan dosen Poltekpar NHI Bandung, tidak terdapat kendala berarti dalam penyelenggaraan layanan konsumsi bagi jamaah.

Pada tahap pembekalan tahun ini, dosen yang mendapat penugasan adalah R. Sondjana Ali Suganda, Nova Maulidian Hidayat, dan Irfansyah. Adapun tugas utama yang diemban adalah memastikan bahwa menu yang disajikan kepada jamaah nantinya memenuhi standar kualitas, higienitas, serta mampu mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi selama menjalankan ibadah haji.

Selain itu, para dosen juga bertanggung jawab dalam melatih tenaga kerja atau chef yang akan memproduksi menu makanan tersebut. Hal ini menjadi penting mengingat sebagian besar tenaga pengolah makanan bukan merupakan warga negara Indonesia dan belum memiliki pengalaman dalam mengolah masakan khas Indonesia. Oleh karena itu, pembekalan difokuskan agar cita rasa autentik Indonesia tetap terjaga.

Perlu disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahap pembekalan bagi tenaga masak, dan belum memasuki fase pelayanan langsung kepada jamaah. Pada musim haji mendatang, akan kembali diberangkatkan tim dosen untuk menjalankan tugas sebagai pengawas katering. yang berkelanjutan, sekaligus mencetak sumber daya manusia pariwisata yang unggul, profesional, dan berdaya saing global. dan berdaya saing global